Selamat Guyub Rukun

Mazmur 133:1

“Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”

(Maz. 133:1)

Pepatah Jawa mengatakan, guyub rukun agawe sentosa, yang artinya keguyuban, kebersamaan, kerukunan akan membuat, menciptakan kesejahteraan. Tanpa keguyuban dan kerukunan, mustahil akan menciptakan kesejahteraan, kebangkitan dan cita cita bersama. Hidup guyub dan rukun menjadi dambaan setiap orang, yaitu kehidupan yang dihidupi semangat kebersamaan dan penuh keselarasan tanpa pertikaian satu dengan yang lain. Sayangnya, hidup dengan semangat guyub rukun ini semakin sulit ditemui ditengah masyarakat. Masyarakat mungkin saja rukun akan tetapi tidak guyub, sebaliknya juga, mungkin guyub tetapi belum tentu rukun. Tanpa keguyuban dan kerukunan, mustahil akan tercipta kesejahteraan, kebangkitan dan pergerakan bersama. 

Pemazmur mengungkapkan bahwa alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!  Jika diperhatikan diakhir kalimat penulis menggunakan tanda seru. Ini menyatakan bahwa begitu pentingnya solidaritas persaudaraan. Ia tidak hanya berbicara tinggal bersama disatu tempat, namun tinggal bersama dengan rukun. Kebersamaan bukan hanya berarti berada di tempat yang sama, mengerjakan sesuatu bersama-sama. Jadi, yang paling penting bukan di mana kita bersama, melainkan bagaimana saat kita bersama. Bukan tentang bagaimana kita mengerjakan sesuatu bersama-sama, melainkan bagaimana kita melakukan bersama-sama. Maka kebersamaan tidak ada faedahnya jika orang- orangnya tidak pernah akur, tidak saling menerima, tidak saling mengampuni dan mengasihi. 

Belajar dari itu semua, maka tidaklah berlebihan jika Daud dalam mazmurnya mengaitkan kerukunan hidup sebagai prasyarat untuk menikmati hidup yang diberkati Tuhan. Oleh karena itu segala pertengkaran, selisih paham, keributan, permusuhan, harus segera diselesaikan dan dipulihkan agar berkat dapat tercurah bagi kehidupan kita. Panggilan kita adalah membangun hubungan dengan sesama dan meletakkan hidup bersama di dalam Tuhan. Marilah kita bersama-sama membangun hidup guyub rukun untuk kehidupan yang baik bagi setiap orang. (wal)

Refleksi:

Apakah kiranya yang dapat kulakukan untuk hidup yang indah dan baik saat bersama keluarga dan teman sekerja?

Doa:

Ya Tuhan bukalah hati dan pikiran kami supaya dapat hidup saling menghargai dan mengasihi, Amin.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp