KESEMPATAN KEDUA

 Keluaran 34 : 6 

Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya”

Keluaran 34 : 6

Jika mendapatkan kesempatan kedua, kita pasti tidak akan menyia-nyiakannya. Pasalnya, itu sangat berharga karena kita diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan sebelumnya. Apalagi, jika yang memberikan kesempatan kedua itu adalah Allah, sukacita kita tentu akan melimpah.

Musa sangat mengerti hal ini. Musa kembali dipanggil Allah. Ia disuruh untuk membuat kembali pahatan dua loh batu yang sudah pecah (1). Alkitab menceritakan bahwa dua loh batu yang pertama telah pecah karena kemarahan Musa (Kel. 32:19). Lewat kesempatan kedua ini, Allah menunjukkan kasih dan sayang-Nya kepada Musa (6-7). Musa menyadari betapa Allah itu murah hati dan penuh belas kasihan. Melalui seruannya, Allah menunjukkan bahwa Ia tidak akan menghukum siapa pun selama umat tidak menolak-Nya. Musa benar- benar mendapatkan kasih karunia di hadapan Allah. Ia memohon kiranya Allah senantiasa memimpin Israel karena mereka adalah milik-Nya (8-9). Kesempatan kedua yang diberikan kepada umat Israel melalui Musa tentulah tidak akan disia-siakan. Musa berjanji akan menjalani dengan penuh tanggung jawab dalam rasa hormat dan takut kepada Allah. Kesempatan kedua kepada umat Israel ini membuktikan bahwa Ia adalah Pemurah dan Pengasih.

Fakta bahwa kita sebagai orang beriman harus bertanggungjawab dalam setiap tindakan dan perbuatan kita. Kita harus menyadari siapa kita dihadapan Tuhan, Tuhan telah mengajar kita lewat renungan kita saat ini tentang “kesabaran” dan keharusan bagi kita  sebagai milik kepunyaan Tuhan untuk melakukannya dalam setiap situasi yang kita alami. Mari kita gunakan setiap kesempatan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk terus membenahi diri semakin menjadi “segambar dengan Allah”. (Pdt. Yurulina Gulo,M.Si)

Refleksi:

Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya.

Doa:

Tuhan, kami bersyukur atas setiap kesempatan yang Engkau berikan. Lewat anugerah itu, ajar kami untuk terus memperbaiki diri agar diperkenankan menjadi “gambaran kebaikanmu di dunia ini. Amin.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp