Kasih Terbesar

1 Korintus 13 : 13

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”

(1 Kor. 13:13)

Setiap tahun kita menghayati adanya masa Pra Paskah. Inti dari kegiatan tersebut adalah bagaimana Tuhan Allah merelakan anakNya yang tunggal mati dikayu salib untuk menebus dosa. Penyaliban Tuhan Yesus merupakan ungkapan kasih Allah yang luar biasa. Hal ini bisa kita hayati dalam Injil Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Bacaan hari ini merupakan bentuk syair nyanyian yang terkenal dengan memuji-muji kasih. Kasih adalah hal “yang paling besar, paling kuat, paling dalam” yang pernah ditulis Rasul Paulus. Nyanyian dalam bacaan ini memiliki keindahan sastra dan irama. Kasih (‘agapê’) adalah kata yang khas dipakai oleh Tuhan Yesus. Allah telah mendemonstrasikan kasih-Nya kepada kita, karena Allah adalah “kasih”. Kasih agape adalah ‘atribut’ Allah.

Rasul Paulus membuat sebuah pernyataan yang mutlak, tetapi dapat dipahami dengan cara yang sederhana. Ketiganya tinggal didalam hidup ini sebagai kasih karunia Allah yang mempertahankan hidup orang-orang Kristen: tanpa iman tidak mungkin ada penerimaan akan keselamatan, tanpa pengharapan tidak mungkin ada daya tahan yang penuh kesabaran, dan tanpa kasih tidak mungkin ada persekutuan diantara orang percaya.

Tiga serangkai yaitu iman, pengharapan dan kasih, yang menunjukkan bahwa “ketiganya” merupakan suatu kesatuan maka yang terbesar adalah kasih. Sehingga kita mendapat pengertiannya bahwa Iman dengan penuh percaya menerima Allah sebagaimana Ia adanya, dan Pengharapan ‘bertahan dalam iman’ dan Kasih adalah yang abadi dan yang terbesar. Kasih adalah kuasa yang tinggal tetap yang mempersatukan Allah dengan manusia, manusia dengan manusia.

Saat ini sivitas akademika diajak untuk bisa mempraktekkan hidup yang dipenuhi dengan kasih yang terbesar yaitu kasih Allah yang telah rela menganugerahkan anakNya yang tunggal  untuk kita semua. Miliki dan kembangkan yang namanya kasih agape maka seluruh sivitas akademika UKSW hidup senantiasa jadi berkat.  (sdy)

Refleksi:

Sudahkah sivitas akademika mempraktikan hidup yang dipenuhi dengan kasih yang terbesar?

Doa :

Tuhan berikan kami hati yang bijaksana untuk tetap hidup dengan dipenuhi kasih yang terbesar. Amin

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp