Kasih Agape

1 Yohanes 5:3

“Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.”

(1 Yoh. 5:3)

Apakah sudara pernah kenal dengan pujian ini? Coba saudara nyanyikan dan hayati syair demi syairnya ….Kasih Allahku sungguh t’lah terbukti, Ketika Dia srahkan anakNya, Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku, Tak ada kasih seperti kasihNya… Reff: Bersyukur bersyukur bersyukurlah. Bersyukur karna kasih setiaMu, Kusembah kusembah kusembah dan kusembah, Slama hidupku kusembah Kau Tuhan…

Sudahkah saudara merasakah kasih Allah? Seberapa dalam? Kasih atau “ cinta “dalam konteks Perjanjian Lama mempunyai banyak arti. Dalam konteks Perjanjian Lama kasih bisa berarti ketertarikan atau perasaan yang kuat antara laki-laki dan perempuan, misalnya dalam Kejadian 24:67, “Lalu Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal.” Bahkan para nabi dan orang – orang bijaksana membandingkan kasih Allah kepada umatNya dengan kasih antara suami dan istri.

Dalam kitab – kitab Injil, Tuhan Yesus mengajar para murid Nya untuk menaati perintah yang paling utama yaitu mengasihi Allah dan sesama manusia seperti diri sendiri.  (Injil Matius 22:34 – 40). Menurut Rasul Paulus, kasih bukan sekedar perasaan, melainkan juga bagaimana kita bersikap terhadap orang lain, dan kasih itu menuntut kesediaan untuk berubah. Kasih adalah penuntun utama hidup seseorang. Dalam Perjanian Baru, kata Yunani yang sering dipakai adalah agape, kasih yang rela memberikan diri kepada orang lain. Baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, kasih yang dikehendaki Allah dari umatNya adalah kasih yang nyata dan terbuka menjangkau sesama bahkan juga musuh mereka. Kasih yang seperti itulah yang telah Tuhan kerjakan dalam diri Yesus Kristus dan harus dilakukan oleh umatNya di dunia.

Bagaimana dengan hidup kita sekarang? Apakah sudah melakukan perintah Tuhan Yesus ini? Kalau belum, marilah kita coba, kita coba dan kita coba lagi supaya menjadi sebuah kebiasaan melakukan kasih agape. (sdy)

Refleksi:

Apakah sivitas akademika sering melakukan kasih agape seperti yang telah dilakukan Yesus?

Doa:

Ya Tuhan, kami mohon berkat untuk dapat memiliki dan melakukan kasih agape, Amin.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp