AYO MEMILIH!

Ulangan 30:19-20

“PILIHLAH KEHIDUPAN” supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya.”

(Ul.30:19a)

Jika kehidupan ini diibartkan sebuah huruf, maka hidup akan berawal dari huruf B (birth-lahir)  dan berakhir dengan huruf D (death –meninggal). Tetapi di antara kedua huruf B dan D, ada huruf C yang berarti Choice atau pilihan. Kita semua menyadari hal tersebut. Hidup adalah sebuah pilihan. Hidup senantiasa menawarkan pilihan.  

Pagi hari, diperhadapkan dengan Pilihan:  bangun atau atau tidur lagi. Setelah bangunpun demikian hendak sarapan atau tidak, setelah memilih untuk sarapan kita diperhadapkan kembali  pada pilihan akan makan apa, nasi, atau roti,

Demikian ada pilihan-pilihan yang lainnya dari yang sepele sampai dengan yang cukup berat bahkan pada pilihan yang sangat berat. Seperti: Mau belajar atau bermain, mau menikah atau hidup melajang, mau tersenyum atau mau marah, mau menyapa orang atau mau acuh tak acuh, mau melakukan perawatan medis atau alternative, bolos atau kuliah, melanjutkan skripsi atau berhenti dan sebagainya. Ada begitu banyak pilihan dalam setiap aspek kehidupan. Yang menarik atas semua pilihan dalam hidup ini adalah konsekwensi yang harus ditanggung untuk semua pilihan yang diambil.

Demikian juga dengan firman Tuhan hari ini berbicara tentang Pilihan yang harus dipilih, yakni tentang memilih kehidupan atau kematian. Dengan lantang Alkitab mengatakan “PILIHLAH KEHIDUPAN” supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.” (Ulangan 30:19-20). Dengan jelas Firman Tuhan berkata bahwa ada pilihan yang dihadapkan kepada kita yang bisa bermuara pada ujung yang sama sekali berbeda. Kehidupan dan kematian, berkat atau kutuk itu menjadi arah atas pilihan-pilihan kita. Dan kerinduan Tuhan bukanlah kepada kematian kita, tetapi justru kepada kehidupan. Dan ayat ini jelas mengatakan hal itu dengan menjabarkan bagaimana caranya kita memilih kehidupan dan apa yang bisa kita peroleh dari pilihan. AYO MEMILIH!(pw)

Refleksi:

Pilihan yang tepat dapat menjadi pijakan dan bekal untuk menatap hari esok yang penuh pengharapan.

Doa:

Tuhan berilah kebijakan dam kepekaan agar kami mampu menetapkan pilihan yang tepat. Amin.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp